Headline

Hasil Final Thailand Open 2025 - Main Sabar, Chia/Soh Hentikan Ketengilan Underdog Denmark, Dapat Jempol dari Herry IP

 

Bukittinggi, Sporty -- Ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, menjuarai Thailand Open 2025 setelah menghentikan laju underdog yang telah meresahkan para unggulan, termasuk Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Aaron Chia/Soh Wooi Yik lolos dari keganasan William Kryger Boe/Christian Faust Kjaer (Denmark) dalam final Thailand Open 2025 di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand, pada Minggu (18/5/2025).

Pasangan unggulan dua itu bermain tenang dengan tempo lambat di awal, yang sangat sudah tepat untuk meredakan kecepatan wakil Denmark.

Berkat taktik itu, anak didik Herry Iman Pierngadi juga berhasil mendominasi laga lebih dulu dan unggul bahkan sampai kedudukan 10-2.

Sempat ditikung di poin krusial, Juara Asia 2025 itu bangkit di gim berikutnya, menemukan ritme mereka lagi, dan memastikan kemenangan.

Chia/Soh merengkuh gelar juara kedua mereka tahun ini sekaligus menambah keunggulan head-to-head atas pasangan ranking 75 dunia, yang juga pernah dikalahkan di Indonesia Masters 2025, Januari lalu.

Gim pertama didominasi Chia/Soh hampir sepanjang laga. Mereka memimpin 8-5 dengan permainan yang sabar dan telaten.

Di awal laga ini, Soh begitu tenang dalam meladeni setiap serangan lawan, netting dia juga menyulitkan dan sempat mendapat jempol dari Herry IP.

Lebih jeli dalam penempatan membuat anak didik Herry IP berhasil memimpin interval. Dengan tempo lambat, wakil Denmark juga terlihat tak nyaman.

Namun setelah jeda, mereka mulai dikejar wakil Denmark. Lambat laun permainan Chia/Soh justru lebih terbawa arus pola lawan, cepat dan main lob. Makin diadu cepat, wakil Denmark makin senang dan itu yang justru menyulitkan Chia/Soh.

Pasangan Negeri Jiran disamakan di kedudukan krusial bahkan berbalik tertinggal. Sempat menyamakan lagi 19-19 bahkan meraih game point 20-19, Soh justru kurang tenang di depan net.

Chia/Soh tertikung dan gagal merebut gim pertama dengan skor 20-22. Di gim pertama ini, Boe sempat beberapa kali tampil tengil di hadapan Chia/Soh tiap kali meraih angka dan menang di gim pertama.

Pada gim kedua, Chia/Soh kembali mendapat perlawanan sengit sampai 7-7. Namun kali ini mereka menetap pada pola yang telah direncanakan, slow pace, memegang area depan, dan tidak asal cepat dan smes beruntun.

Chia/Soh terus menyetir kendali permainan, mereka memimpin 17-14 sampai berhasil merebut gim kedua dengan 21-17 untuk memaksakan rubber game.

Pada gim ketiga, ganda putra Denmark diiberi pelajaran berharga oleh Chia/Soh. Tempo pasangan Denmark dirusak dengan drop shot dan variasi servis dari Aaron Chia yang sukses membuat langkah mereka berantakan.

Strategi Chia/Soh untuk mengincar pertahanan sisi backhand Boe juga tepat.

Menerapkan pola lambat menjadi lumbung poin bagi pasangan Malaysia sampai mereka unggul 10-2 dan memimpin di interval 11-4.

Chia/Soh benar-benar membuat duo Denmark berbalik tak berkutik di gim ketiga. Mereka unggul jauh sampai margin masih tujuh angka 19-12.

Tempo lambat sangat tepat diterapkan mereka untuk merusak ritme lawan, Chia/Soh konsisten bermain sabar hingga akhirnya menang dengan skor 20-22, 21-17, 21-12.

Ini menjadi gelar kedua mereka semenjak dilatih Herry IP. Sebelumnya Chia/Soh menjadi kampiun di Kejuaraan Asia 2025.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama