Bukittinggi, Sporty- Di era digital, gim seperti Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) tak lagi sekadar hiburan, melainkan jembatan menuju prestasi. Lewat program MLBB Teacher Ambassador, Moonton Games menggandeng ratusan guru dari Surabaya untuk menjadikan esports sebagai bagian dari pembinaan karakter dan pencarian atlet masa depan.
Digelar di Hotel DoubleTree Surabaya, acara ini memperkenalkan konsep "Mabar Sehat" kepada guru SD, SMP, dan SMA. Tujuannya sederhana namun kuat: menciptakan lingkungan bermain yang terawasi, edukatif, dan menyenangkan di sekolah.
Menurut Erina Tan dari Moonton, melibatkan guru dalam ekosistem gim bisa mempererat hubungan antar generasi. Bahkan, ia menyebut bahwa MLBB adalah gim lintas generasi—dari mahasiswa hingga kini menjadi orang tua, yang kini anak-anaknya pun ikut bermain.
Dukungan juga datang dari Pemkot Surabaya. Tri Endang Kristianingsih, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan, menyatakan bahwa kurikulum baru akan mencakup AI, coding dan sangat memungkinkan memasukkan esport sebagai ekstrakulikuler. Tujuannya adalah untuk mencetak generasi cerdas digital sekaligus membuka peluang bagi atlet esports muda.
Surabaya menjadi kota pertama yang menjalankan program ini dan diharapkan menjadi contoh nasional. Kolaborasi antara sekolah dan dunia game kini bukan sekedar wacana, melainkan langkah nyata menuju pendidikan masa depan yang lebih inklusif dan relevan.

Posting Komentar